Kadang-kadang tak ada logika

Ribut-ribut orang pada komentar tentang debat capre, menyisakan gue yang Cuma diem sambil baca timeline twitter yang isinya juga rame respon hasil nonton debat capres. Secara gue kagak punya tipi, jadi gue nggak nonton. ^^

Dari yang gue baca, secara logika, ada perbedaan bobot. Sorry, gue nggak main fisik ya.. Hehe.
Maksud gue, bobot dalam sikap dan ide. Secara logika lagi, perbedaan itu kalo diakui secara legowo, seharusnya cukup untuk jadi alasan memilih yang satu dan tidak memilih yang lainnya.
Tapi setelah gue perhatiin dari hasil ribut-ribut pendukung kedua pihak, hasil komen-komen orang di media sosial, ternyata masih ada dua fasa berbeda.

Terus gue inget omongan mentor gue yang intinya adalah logika orang lain nggak selamanya sama dengan logika kita, atau bahkan nggak pake logika. Lagunya agnes mo, “kadang-kadang tak ada logika”. Haha…
Nah, balik-baliknya ya memilih itu soal selera.
Nggak bisa diintervensi, prerogatif yang mau milih.
Terserah gue, terserah elo.
Be free.

 

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s