Secret Life Story

Terinspirasi dari Al Qur’an Surah Al Insyirah, dibalik kesulitan ada kemudahan. Lanjutannya, apabila sudah selesai dari suatu urusan, tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain. Intinya, hidup itu terus berjalan. Nggak pake “break” buat “take a breath”.

Akhir juli lalu, setelah menerima amplop kelulusan, saya sedikit bernafas lega setelah beberapa lama menahan nafas, nafas pelan-pelan, atau kadang sesak nafas. yang jelas belum nyaman bernafas, tapi sayangnya nggak bisa dilegakan dengan inhaler karena sesak bukan karena bronkokontriksi atau hipersekresi mukus bronkus. ya itu tadi, karena terkatung-katung kejelasan, lulus apa kagak.

Setelah lulus, cerita belum ending, kudu ngurusin wisuda, sumpah, registrasi, kompetensi, de le le yang masih akan menunda kepindahan dari kota padang kembali ke tanah kelahiran. Ya, setelah satu urusan, ada urusan yang lain. Urus-urus aja terus.

Setelah itu, nanti pikiran selanjutnya adalah kerja, entah itu entrepreneur, entah itu intrapreneur. Tapi yang jelas, kerja.

Setelah itu, apa lagi?, Hmm… ada yang nyeletuk barusan “nikah yan..”.

Oke, itu juga masuk jadi urusan.

semuanya adalah urusan.

Sedikit banyak sebenernya jadi kepikiran dan hampir mungkin membuat kita jadi galau. Mungkin bagi mereka yang punya kemampuan mengendalikan diri, ya nggak bakal galau-galau banget.

Galau 1: Gimana kalo saya terlalu lama jadi pengangguran?

Untuk orang-orang yang ngerasa kuliah itu nggak mudah karena banyak pengorbanan termasuk yang dikorbankan oleh ortu yang udah kerja keras. jadi sarjana merupakan salah satu alasan orang untuk berharap lebih pada seseorang, udah dianggap pinter aja. nah, kalo jadi anggur (#hehe-menganggur), mungkin mikirnya “apa kata dunia?”. percuma aja kuliah kalo ujung-ujungnya nganggur. ketakutan ini bukan nggak mungkin bikin jadi galau.

Galau 2: Kalo saya nggak dapet jodoh gimana?

Untuk urusan ini, beneran deh, mungkin kalo masih muda, belum kepikiran banget. tapi apalagi buat wanita yang kalo udah lewat aja dari 27 tahun, udah rungsing sana sini. urusan ini pun kalo jaman sekarang mungkin udah mulai terpikir oleh anak-anak ABG yang berani-beraninya pacaran atau yang kadang bikin mual, dengan model pacaran yang udah panggil-panggil pake “ayah bunda”, abi ummi”, hueeek.. aneh banget, padahal masih pada pake seragam putih biru putih abu-abu.
Apalagi yang udah ditinggal nikah ama teman-temannya, atau malah pada punya momongan. Nah lho. mungkin bakal bikin galau. Ini mungkin nggak terlalu terjadi sama laki-laki ya.
Mungkin itulah salah 2 kegalauan yang terjadi saat beranjak dewasa. Hehe, kayaknya rada sok teu ya?

Bukan nggak mungkin itu juga terjadi sama saya nanti.

Tapi, alhamdulillah, saat ikut ngaji beberapa waktu lalu, ada hikmah besar yang selalu mengingatkan tentang adanya Allah. Allah yang udah ngatur semuanya, semuanya udah tertulis dalam Lauh mahfuz. Lantas kenapa harus galau. Tenang aja, rezeki, jodoh, maut, nggak bakal ketuker. jadi nggak perlu resah.

Ya, namanya iman, ada kalanya naik, ada kalanya turun. Makanya, itulah gunanya lingkungan yang baik untuk kita. Lingkungan yang baik, lingkungan yang tenang, akan mengingatkan kita. Lah kalo lingkungannya emang lingkungan galau, pas lagi galau, ya makin galau. gambaran percakapannya gini:

A: Aku lagi galau…

B: ih.. kok sama… aku juga… aku tu galau banget gara-gara ….. bla…bla..bla…

Gubrak! yang ada si A makin galau karena ditambah dengan kegalauan temannya. hihi…

Secret life story. Semuanya yang tau ya cuma Allah. kita nggak pernah tau sampai itu terjadi pada kita. yang bisa kita lakukan adalah ikhtiar, lalu tawakkal. jangan cuma ikhtiar tanpa tawakkal, karena semua ikhtiar akan sia-sia kalo Allah nggak ridho gara-gara kesombongan orang yang nggak mau tawakkal dan menganggap semuanya terjadi hanya karena usahanya saja tanpa menyertakan Allah dalam setiap pencapaiannya. Dan jangan cuma tawakkal tanpa ikhtiar, karena Allah suka orang yang berusaha.

Optimis…

One thought on “Secret Life Story

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s