Passion care #1

Hari ke-sekian di ruang racik.

celingak-celinguk nunggu waktu pulang.

daripada nggak ada kerjaan, lihat-lihat di lemari mortir. huaaa…ternyata ada yang belum dibersihkan. tapi kok sudah tertelungkup, kayak piring yang udah dijeglogin di rak piring, seolah siap pakai.

Ya sudahlah, berusaha solutif. Cara bersihin lumpang yang praktis, tidak perlu sabun cuci piring yang bersih bersinar, tidak perlu bantuan mama lem**. Basahi kasa dengan air, terus digosok-gosok di bagian dalam lumpang. terus, dibersihin seseuai keinginan. Terus, digosok juga dengan kasa+alkohol. Selain bisa mengangkat partikel obat lebih gampang, lumpang jadi lebih cepat kering. Tapi klo mau yang bener-bener praktis, siram aja ntu lumpang pakai alkohol, terus keringkan deh. 

Mengapa membersihkan lumpang itu penting?

kayaknya sudah paham lah ya…

Sama kayak ngulek cabe, hari ini dipake ngulek, terus nggak dicuci sampe mau dipake lagi, kan jadinya gimanaaa gitu. sisa-sisa cabe masa lalu masih nempel yang bisa jadi sudah membusuk dan…dan…dan..menyisakan mikroorganisme di sela-sela batu ulekan.

Kalau lumpang penggerus obat, emang nggak punya pori segede ulekan cabe. Tapi justru itu, serbuk obat yang partikelnya kecil-kecil imut manis menggemaskan itu akan lebih gampang ngumpet di sela lumpang.apalagi tidak mudah terlihat seperti kalau melihat kulit atau biji cabe nyempil di cobek, tinggal dicongkel atau digosok agak keras dengan spon cuci piring.

Sisa obat yang tercampur dengan obat yang lain, bahaya karena:

1. Orang bisa nggak yakin dengan obat kita, gara-gara pas buka bungkus puyer, kok warnanya jadi aneh. Misalnya tadi habis gerus obat yang warna hijau, terus lanjut gerus obat yang warna putih. Nanti warnanya putih kehijauan. beberapa hari kemudian, nebus resep yang sama. Sebelumnya kita baru gerus obat warna biru muda, terus lanjut gerus yang putih. hari ini warnanya jadi putih kebiruan. weleh..weleh.. konsumen jadi heran… kesimpulannya, bisa saja mempengaruhi estetika dari obat itu.

2. Misalnya awalnya gerus amoxicillin. terus lanjut gerus paracetamol. kan sama-sama putih. jadi males dicuci. gerus aja… nah, ternyata si pasien alergi dengan amoxicillin. sudah deh. jadi bisa terjadi reaksi alergi. waktu ditanya “kok bisa alergi, habis makan obat apa?”. dijawab “paracetamol..”. Tuh…terjadi kambing hitam dalam dunia per-obatan. 

3. tercampurnya bahan kimia, bisa memicu reaksi kimia. reaksi kimia bisa menghasilkan senyawa lain, yang bisa saja toksik, bisa saja mengubah warna atau sifat fisikokimia lainnya.

 

Mencuci mortir+stamfer apa hebatnya sih. biasa aja kali. tapi dapat menjadi luar biasa saat dilakukan di komunitas yang merasa kebiasaan ini tidak penting.

Hal remeh, hal kecil. tapi diabaikan.

kalau kita tidak biasa melakukan hal-hal kecil, jangan ngigau bisa layak atau sempurna mengerjakan hal-hal besar ya…

wake up..wake up..

just work with passion, because we talk about care.

pharmaceutical care…

patient care…

passion to care…

 

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s