konsekuensi dibalik pengetahuan

di semester 8 ini, ada satu hal menarik yang menggugah nurani dari seorang dosen saya, pak hansen nasif. beliau menyampaikan kepada kami bahwa ilmu yang sudah didapat, menjadikan kita sebagai orang-orang yang tahu. dan jika kita tidak menyampaikan kebenaran dari sesuatu yang kita ketahui, tentu akan berdosa. misalnya saja, seperti cerita beliau, ketika seorang dokter atau apoteker menutupi kebenaran bahwa obat kontrasepsi dapat meningkatkan resiko terjangkit kanker yang pada ending ceritanya sang pasien menyesali kenapa tidak ada yang memberi tahunya sebelum ia memutuskan menggunakan obat kontrasepsi yang membuatnya harus berjuang melawan kanker sekarang.

Sesungguhnya, orang-orang yang menyembunyikan apa yang telah Kami turunkan berupa keterangan-keterangan dan petunjuk, setelah Kami jelaskan kepada manusia dalam kitab (Al Qur’an), mereka itulah yang dilaknat Allah dan dilaknat (pula) oleh orang-orang yang melaknat. (terjemahan QS. Albaqoroh [2]: 159)

kecuali mereka yang bertobat, mengadakan perbaikan dan menjelaskan(nya), mereka itulah yang Aku terima tobatnya dan Akulah yang Maha Penerima Tobat, Maha Penyayang. (terjemahan QS. Albaqoroh [2]: 160)

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s