Palestina, Cintaku mati ½…

Ekspresi kecintaan, terucap dalam lantunan do’a.

Ekspresi kecintaan, terlihat dari pakaian yang mereka kenakan, bernuansa warna bendera palestina.

Untukmu jiwa-jiwa kami…

Untukmu darah kami…

Untukmu jiwa dan darah kami…

Wahai al Aqso tercinta…

Kemudian dengar lagu-lagu itu, ekspresi kecintaan, terlantun dalam senandung mereka.

Lalu lihat lagi, ekspresi kecintaan, selalu perhatian, cepat tanggap, dan peduli ketika palestina disakiti.

Ada lagi, ekspresi kecintaan, mereka tidak sanggup untuk menahan air mata ketika mengetahui palestina semakin kritis!

Cinta ½ mati, jika diurai akan melukiskan tentang “everything i do”. Semua akan dilakukan untuknya.

Untukmu jiwa-jiwa kami…

Untukmu darah kami…

Untukmu jiwa dan darah kami…

Wahai al Aqso tercinta…

Tapi, cintaku mati ½.

Mati ½.

Aku yang awwam menyebutnya stroke.

Kau tahu bagaimana jika seseorang stroke…?

Sungguh dia bisa merasakan, tapi dia tidak bisa berbuat apa-apa.

Seperti aku sekarang.

Cintaku mati ½.

2 thoughts on “Palestina, Cintaku mati ½…

Tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s